RSS

Me time, Me time!

21 Jun

Ada saatnya dimana saya bosan dengan kerumunan, membuat saya ingin bertualang seorang diri. Yap, me time.

ini salah satu cerita saya ketika saya ‘bertualang’ ke salah satu toko buku…

Di saat dompet masih tebal-tebalnya (tanggal muda :p ) tempat bertualang saya yaa salah satunya pergi ke toko buku. Saya suka sekali melihat susunan sampul buku warna warni (dan juga bau buku :p ) dan itu yang kadang-kadang membuat saya terhipnotis untuk membeli buku sebanyak yang bisa saya angkut ufufu…

Kejadian menarik saat saya sedang memilih buku yang mau di beli, sebelah saya ada tiga orang anak perempuan (masih SMP kayaknya) yang salah satu dari mereka (sepertinya dia si-Leader of that group, mheheh) menelepon orang untuk menjemput mereka dari toko buku itu. Posisi saya dengan mereka dibatasi sebuah display buku berbentuk persegi yang biasa letaknya di tengah antara rak buku, ya udah pasti saya bisa mendengar percakapan si Leader ini… Di pertengahan percakapannya, si leader berbicara sangat kasar, ini masih tidak saya hiraukan. Lalu pada saat dia berkata ‘… jadi orang kok ga mau di gaji…’ ctek!  pandangan saya langsung mengarah padanya. ‘Nih anak kenapa coba’ pikir saya, dan saat itu juga salah satu temannya yang berbadan besar berkata ‘ udah Stella… ‘. Temannya yang melihat saya akhirnya mengajak Stella menjauh dari tempat kami berpapasan.

Mendengar namanya yang artinya ‘Bintang’, membuat pikiran saya memuai kemana-mana. Saya menyukai hal-hal yang berbau bintang, bintang yang indah dan berkilau. Mendengar namanya yang dinamai seperti bintang saja membuat saya iri, nama yang terlihat berkelas jika dibandingkan dengan nama saya yang cuma terdiri dari  tiga huruf dan makna nya pun terlalu biasa ketimbang namanya. Yah sebagus-bagusnya nama, takkan terlihat bagus kalo dia memiliki sifat yang kurang baik.

Pernah saya baca sebuah artikel yang menuliskan bahwa nama yang baik itu mempermudah orang untuk masuk ke dalam pergaulan. Senang sekali pastinya kalo bisa punya nama yang bagus seperti adik Stella itu, jika saja tidak dibarengi dengan perilaku kurang baiknya, mungkin saja saya akan semakin iri dengannya. Tapi nama yang saya dapatkan adalah pemberian dari kedua orangtua, tentu saya akan menghormati apa yang telah mereka berikan pada diri saya…

Yah Skip cerita yang tadi, setelah mereka pergi saya melanjutkan pencarian buku lagi. Di tangan saya sudah memegang buku karangan Ahmad Fuadi ‘Rantau 1 Muara’ buku ke3 kelanjutan dari ‘Negeri 5 Menara’. Lalu buku lain yang saya beli, berjudul ‘Hotelicious’ oleh mbak Anna Swan. Buku ini tidak terlalu tebal, namun isinya sukses membuat saya ngakak semalaman (saya selesaikan baca hanya dalam 1 hari). Di dalam buku itu menceritakan pengalaman mbak Anna saat jadi pegawai hotel ( mulai dari awal dia mendaftar-sampai sudah bekerja di sebuah hotel bintang sekian ), sambil si mbak ini menceritakan pengalamannya, dia juga dimasukkan nyinyir-an khas si mbak dari lubuk hatinya yang paling dalam yang berkesan sinis-sarkasm, lebay ala metafora, namun yah ada lucunya juga…

Image

_Fin

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 21, 2013 in Jalan-jalan

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: